Saturday, February 21, 2015
Tomy Company, Ltd. (株式会社タカラトミー Kabushikigaisha takaratomī kabushikigaisha, Takara Tomy.
is a Japanese toy, children's merchandise and entertainment company created from the merger of two companies: Tomy (founded in 1924 as Tomiyama, changing the name to Tomy in 1963) and long-time rival Takara (founded in 1955). Merged on March 1, 2006, the company has its headquarters in Katsushika,Tokyo.
Thursday, February 5, 2015
Friday, January 9, 2015
Pengalaman Siang-Siang Bertemu Aparat Arogan.
Aparat hukum Polisi Republik Indonesia atau POLRI, yang tentunya kita tahu bertugas untuk mengayomi masyarakat tentunya bisa dibilang dapat berjalan dengan baik. bagaimana tidak sampai rombongan keluarga nikahan aja bisa dikawal oleh beberapa polisi motor. hal yang ada di benak saat melihat iring iringan itu adalah itu, keluarga polisi. tapi apa itu memang bisa dijadikan alasan untuk memberikan izin pengawalan di jalan?
hal itu terlihat dari pengalaman pribadi pada 9 januari 2015, pada pukul 2 siang. iring-iringan polisi dengan bebebrapa mobil mini bus besar terlihat dan beberapa mobil kecil lainya. namun tidak ada memeberikan tanda mobil mana mana saja yang menjadi iringanya.
tentunya polisi pada saat itu memberhentikan mobil sana sini dengan speaker suara motornya itu yang hanya sayup sayup terdengar. hal ini terus berlanjut hingga gerbang tol cilandak. entah tak jelas salah satu polisi berhenti di salah satu gerbang tol yang sebelah kanan dengan tanganya yang melambai. tanpa mengerti apa yang ia isayaratkan saya maju kedepan untuk mengikuti antrian.
tak lama kemudian ia turun dari motor menggedor kaca mobil saya. saya dan bapak saya kaget karena tidak ada salah apa-apa. dengan nada membentak ia pun langsung memaki
POL 1: tau aturan ga?! nyetir yang benar! kamu tau kita ini siapa. udah disuruh kekanan juga.
saya: lah kalo saya di suruh kekanan tapi bapak juga kenapa berenti di kanan? ngapain bapak ngelambai ngelambai aja. ga jelas juga isyaratnya apa.
POL 1: dikasitau jangan ngeyel brengsek kamu ga punya jiwa sosial, anak berengsek.
serentak punya bapak yang tempramental. membalas perkataan polisi tersebut
bapak : anda yang berengsek! ngawal seenaknya aja aparat kayak gitu.
sudah mulai terjadi cekcok, dan udah ga tau lagi apa yang umpatkan masing-masing. yang membuat saya geram adalah bapak saya yang dimakinya juga dengan kata berengsek. satu lagi polisi entah dengan gaya apa menjadi supir salah satu mobil iring iringan tadi dengan berpakaian berantakan memakai belangkon, mendatangi kami juga dan teriak.
POL 2: berengsek kalian, kalian ga tau kita aparat, kita aparat! berteriak teriak di jendela mobil orang dengan memakai belangkon, seperti orang dungu.
dan akhirnya polisi itu pergi dengan sendirinya setelah puas memaki.
terkadang suka bingung perilaku polisi yang meresahkan seperti itu, mengatas namakan dirinya POLRI namun memiliki mental preman. kita tau iring-iringan itu ditujukan untuk keperluan khusus terkhusus keperluan kenegaraan, benacana, atau rumah sakit. namun tidak halnya untuk acara nikahan keluarga yang bernaung di POLRI. dan apakah karena seorang aparat tentu bisa memaki publik dengan seenaknya?
hal itu terlihat dari pengalaman pribadi pada 9 januari 2015, pada pukul 2 siang. iring-iringan polisi dengan bebebrapa mobil mini bus besar terlihat dan beberapa mobil kecil lainya. namun tidak ada memeberikan tanda mobil mana mana saja yang menjadi iringanya.
tentunya polisi pada saat itu memberhentikan mobil sana sini dengan speaker suara motornya itu yang hanya sayup sayup terdengar. hal ini terus berlanjut hingga gerbang tol cilandak. entah tak jelas salah satu polisi berhenti di salah satu gerbang tol yang sebelah kanan dengan tanganya yang melambai. tanpa mengerti apa yang ia isayaratkan saya maju kedepan untuk mengikuti antrian.
tak lama kemudian ia turun dari motor menggedor kaca mobil saya. saya dan bapak saya kaget karena tidak ada salah apa-apa. dengan nada membentak ia pun langsung memaki
POL 1: tau aturan ga?! nyetir yang benar! kamu tau kita ini siapa. udah disuruh kekanan juga.
saya: lah kalo saya di suruh kekanan tapi bapak juga kenapa berenti di kanan? ngapain bapak ngelambai ngelambai aja. ga jelas juga isyaratnya apa.
POL 1: dikasitau jangan ngeyel brengsek kamu ga punya jiwa sosial, anak berengsek.
serentak punya bapak yang tempramental. membalas perkataan polisi tersebut
bapak : anda yang berengsek! ngawal seenaknya aja aparat kayak gitu.
sudah mulai terjadi cekcok, dan udah ga tau lagi apa yang umpatkan masing-masing. yang membuat saya geram adalah bapak saya yang dimakinya juga dengan kata berengsek. satu lagi polisi entah dengan gaya apa menjadi supir salah satu mobil iring iringan tadi dengan berpakaian berantakan memakai belangkon, mendatangi kami juga dan teriak.
POL 2: berengsek kalian, kalian ga tau kita aparat, kita aparat! berteriak teriak di jendela mobil orang dengan memakai belangkon, seperti orang dungu.
dan akhirnya polisi itu pergi dengan sendirinya setelah puas memaki.
terkadang suka bingung perilaku polisi yang meresahkan seperti itu, mengatas namakan dirinya POLRI namun memiliki mental preman. kita tau iring-iringan itu ditujukan untuk keperluan khusus terkhusus keperluan kenegaraan, benacana, atau rumah sakit. namun tidak halnya untuk acara nikahan keluarga yang bernaung di POLRI. dan apakah karena seorang aparat tentu bisa memaki publik dengan seenaknya?
Wednesday, November 5, 2014
ketika sebuah film pendek yang membuat semua berakhir klise
5 NOV.
tulisan ini sebenarnya sudah terlanjur basi untuk ditulis sekarang. karena kejadian ini sudah lewat sangat lama. cerita ini berawal ketika seorang pemuda yang ingin menyampaikan pesan melalui sebuah media yang tidak biasa ia lakukan.
tak mau menjadi sebuah angan ketika ia bercakap dengan teman seimpianya. melayang tinggi omongan demi omongan menjadi angan dan ingin segera di realisasikan. ketika sebuah tanda terlihat seperti tugas kampus yang harus dibuat demi sebuah kewajiban, tak ragu ku acungkan tangan untuk mengambil peran yang besar demi terbentuknya sebuah karya visual yaitu film pendek.
hari demi hari dilalui dengan sedikit omong kosong, cerita pun yang seharusnya sudah membentuk sebuah imaji, tak kunjung tiba inspirasi yang ditunggu. kembali omong kosong kulontarkan didepan para penonton. yang membuat sulit ketika membuatnya adalah menghilangkan keklisean. namun waktupun sudah terpentok dengan deadline kuputuskanlah sebuah cerita yang mengisahkan dilema sang pujangga. entah menarik entah tidak, tapi penonton sepertinya setuju untuk mengangkat cerita tersebut.
cerita ini seharusnya dibuat oleh kami ber4. namun karena satu dan lain hal, terjadi cekcok dengan teman terdekat yang seharusnya bisa sangat membantu dalam menulis sebuah cerita. yasudah lah.. justru disini bermulainya... 1#
tulisan ini sebenarnya sudah terlanjur basi untuk ditulis sekarang. karena kejadian ini sudah lewat sangat lama. cerita ini berawal ketika seorang pemuda yang ingin menyampaikan pesan melalui sebuah media yang tidak biasa ia lakukan.
tak mau menjadi sebuah angan ketika ia bercakap dengan teman seimpianya. melayang tinggi omongan demi omongan menjadi angan dan ingin segera di realisasikan. ketika sebuah tanda terlihat seperti tugas kampus yang harus dibuat demi sebuah kewajiban, tak ragu ku acungkan tangan untuk mengambil peran yang besar demi terbentuknya sebuah karya visual yaitu film pendek.
hari demi hari dilalui dengan sedikit omong kosong, cerita pun yang seharusnya sudah membentuk sebuah imaji, tak kunjung tiba inspirasi yang ditunggu. kembali omong kosong kulontarkan didepan para penonton. yang membuat sulit ketika membuatnya adalah menghilangkan keklisean. namun waktupun sudah terpentok dengan deadline kuputuskanlah sebuah cerita yang mengisahkan dilema sang pujangga. entah menarik entah tidak, tapi penonton sepertinya setuju untuk mengangkat cerita tersebut.
cerita ini seharusnya dibuat oleh kami ber4. namun karena satu dan lain hal, terjadi cekcok dengan teman terdekat yang seharusnya bisa sangat membantu dalam menulis sebuah cerita. yasudah lah.. justru disini bermulainya... 1#
![]() |
| script yang dibuat pertama kali sebelum diubah judul menjadi "satya" |
hari eksekusi dari script yang di buat pun tiba, dengan bermodal sotoy dan banyaknya improvisasi yang dibuat sehingga membuat shooting ini berjalan begitu lama. membutuhkan waktu hampir seminggu.
kami tidak bertegur sapa. rapat pun kusungkan untuk mengajaknya yang duduk disebrang dengan gaya membuka laptopnya. saling gengsi dengan perlahan pun kami berbaikan. tidak dengan cara yang langsung meminta maaf, tetapi dengan adanya film ini yang membuat kamipun berkomunikasi. mungkin ada sedikit rindu dimana sebelumnya kami menjadi rutinitas #2
sebenarnya ingin mengupload semua foto yang membantu dalam proses pembuatan film ini dibuat. banyaknya foto yang seharusnya menjadi sebuah kenangan seperti sekarang ini seketika teringat, tapi tanpa sebuah adanya dokumentasi yang dipegang, karena harddisk tolol yang minta diformat. #4
#3 tulisan ini pun sebenarnya untuk dia, dimana teringat saat ia marah dan lalu menjadi tak terkendali akan egonya. entah mengapa hal ini mengacu pada memori pembuatan film yang membuat kami sekelompok lulus matakuliah tersebut. entah welas asih dosen entah bagus, tapi aku puas ketika film ini jadi, akupun menikmati prosesnya. proses ketika mencari dirinya. #3
Wednesday, April 16, 2014
tak pandai berucap maupun menulis
apalah daya seorang mahasiswa komunikasi, yang tak pandai berkomunikasi
tak tau apa yang dicari, hanya hayalan yang melayang jauh semakin tinggi entah kapan turunya.
seorang yang berimajinasi membuat sebuah bentuk, memperkirakan sebuah jalan yang panjang baik hambatan yang menerpa. kemarin menjadi sebuah tamparan yang luar biasa ketika melihat sosok-sosok yang selalu menjadi. entah apa yang terjadi pada diri, hanya mencari diri namun terasa sepi.
apa yang dicari, rencana hidup seperti yang di tv? entah membuat saji yang menusuk hati atau membuat dalam sunyi namun dikasihi?
tak tau apa yang dicari, hanya hayalan yang melayang jauh semakin tinggi entah kapan turunya.
seorang yang berimajinasi membuat sebuah bentuk, memperkirakan sebuah jalan yang panjang baik hambatan yang menerpa. kemarin menjadi sebuah tamparan yang luar biasa ketika melihat sosok-sosok yang selalu menjadi. entah apa yang terjadi pada diri, hanya mencari diri namun terasa sepi.
apa yang dicari, rencana hidup seperti yang di tv? entah membuat saji yang menusuk hati atau membuat dalam sunyi namun dikasihi?
Thursday, April 10, 2014
celotehan anak muda
hari ini adalah pesta demokrasi negara tercinta kita. dimana kata demokrasi yang sebenarnya masi terkesan ambigu di di telinga kita. apa sih demokrasi yang sebenarnya? sebenarnya apa yang dielu-elukan oleh masyarakat tentang demokrasi? apa memang benar ada demokrasi yang sebenar-benarnya?
gerakan demi gerakan sudah dilakukan oleh pemerintah dari satu bulan yang lalu meminta agar rakyatnya untuk mencoblos demi terbentuknya indonesia yang semakin jaya dan raya, seperti yang terlihat pada iklan-iklan kampanye. segenap cita-cita negara di kumpulkan dan di simpul menjadi sebuah perkataan manis yang diucap oleh para-para calon pemimpin demi memperoleh suara yang membuat ia dapat membuat sistem kerja baru untuk indonesia.
wajah baru ataupun wajah lama menjadi terlihat sama seperti sekelompok orang yang punya ambisi memperoleh sebuah kekuasaan. sebut lah saya orang yang naif, bahwa percaya masih ada seseorang yang bisa diharapkan, untuk menjadi tokoh bagi negeri ini. seseorang yang benar-benar negarawan.
10.00.
di sebuah kafe bilangan jakarta selatan yang sedikit terpencil, akan tetapi lumayan banyak mobil yang terparkir didepannya. berkumpul sekelompok anak-anak muda yang masih berfikir bebas dengan celotehan tentang life stylenya masing-masing. dengan ambience yang sangat hangat, dan dekorasi yang mengusung gaya vintage membuat semakin membuat kelompok ini terlarut dalam obrolan-obrolannya.
salah satu dari mereka menanyakan kepada yang lain,
A : "gimana ya kabar kasus MH370, udah ketemu katanya?"
C: "belom baru sinyal blackbox-nya aja yang ketawan di samudra hindia."
D: "iya kayaknya itu sinyalnya doang"
A: "pesawatnya kenapa ga ketemu-ketemu, nah yang aneh itu kenapa puingnya semua bisa ga ada, apa memang hancur? atau tenggelam?
B: "dari yang gw baca sih katanya itu serangan teroris, soalnya ada orang yang ngirimin foto dia lagi di tempat gelap, bersamaan sama pesan pendeknya. kata dia sih dia jadi tawanan teroris entah berada dimana, yang pasti sih ada di gurun pasir.
D: iya itu gw juga baca, ada hasil olahan photoshopnya juga tuh gambar. awalnya item doang, tapi setelah di olah diphotoshop keliatan tuh ternyata ada bayangan satu orang disitu. di pesan pendeknya sih dibilang kalo foto itu diambil di ruangan yang gelap.
A: ehh tapi menurut gw itu konspirasi!! banyak yang bilang tau, gw baru baca satu blog tadi malem, nih lo liat, gw pinjem handphone lo buat browsing.
B: emang banyak konsrpirasinya kalo masalah kayak gini emang, kalo gw masih mikir ini itu kerjaanya teroris. nih lo liat pemetaannya. nih pesawat dari malaysia mau ke cina, tapi kenapa bisa nemu sinyal black boxnya di samudra hindia?
A: nih emang iya, habibie aja pernah diwawancarain masalah ini, katanya, udah ga usah dicari lagi itu pesawat, percuma buang-buang uang. menurut gw sih tuh pesawat meledak di atas jadi pecahanya kemana-mana. entah udah tenggelem ato ancur. jadi mending di ga usah dicari lagi. trus juga kasus ini kyk blog tadi malem yang gw baca itu, kasus ini konspirasi politiknya amerika, indonesia, cina. orang-orangnya ya kaya obama, hilary, bill clinton, megawati, jokowi, SBY, sama cukong-cukong cina di sini kyk CT, james Riyadi dan lain-lain deh.
B: Ahh yang bener lo? coba gw liat..
A: disitu ditulis banyak, katanya james riyadi itu pahlawanya si bill clinton buat pemenangannya jadi presiden. obama itu yang sekarang bonekanya si para clinton ini. jadi amerika bukan cuma mau nguasain freeport, tapi seluruh RI.
B: iya sih ditulis dalem blog itu, tapi sumbernya masih ga jelas.
D: iya kan udah deket pemilu.
C: iya emang banyak kan kayak gitu nebar isu yahh biasa paling politik.
A: nah iya jadi menurut gw jokowi juga bakalan jadi boneka nih, liat aja sekarang dia kayak disetir sama si mega. lo mau nanti aset-aset negara dijual-jualin lagi?
B: iya tapi menurut gw emang konspirasi emang banyak, apa lagi mau deket-deket pemilu.. masih ga ada yang jelas disini..
obrolan terus berlanjut, tapi entah kenapa suara kepedulian itu lama-lama meredup. Anak-anak ini bermodal sotoy, tapi mungkin salah satu dari bentuk kepedulian yang nampak, karena sudah muak dengan lika-liku politik yang sepertinya bisa dipermainkan oleh para petinggi negara ini. dengan menulis celotehan ini saya juga tidak tahu apa yang mereka omongkan. apa yang kita mengerti sebenarnya?
ynwa.
gerakan demi gerakan sudah dilakukan oleh pemerintah dari satu bulan yang lalu meminta agar rakyatnya untuk mencoblos demi terbentuknya indonesia yang semakin jaya dan raya, seperti yang terlihat pada iklan-iklan kampanye. segenap cita-cita negara di kumpulkan dan di simpul menjadi sebuah perkataan manis yang diucap oleh para-para calon pemimpin demi memperoleh suara yang membuat ia dapat membuat sistem kerja baru untuk indonesia.
wajah baru ataupun wajah lama menjadi terlihat sama seperti sekelompok orang yang punya ambisi memperoleh sebuah kekuasaan. sebut lah saya orang yang naif, bahwa percaya masih ada seseorang yang bisa diharapkan, untuk menjadi tokoh bagi negeri ini. seseorang yang benar-benar negarawan.
10.00.
di sebuah kafe bilangan jakarta selatan yang sedikit terpencil, akan tetapi lumayan banyak mobil yang terparkir didepannya. berkumpul sekelompok anak-anak muda yang masih berfikir bebas dengan celotehan tentang life stylenya masing-masing. dengan ambience yang sangat hangat, dan dekorasi yang mengusung gaya vintage membuat semakin membuat kelompok ini terlarut dalam obrolan-obrolannya.
salah satu dari mereka menanyakan kepada yang lain,
A : "gimana ya kabar kasus MH370, udah ketemu katanya?"
C: "belom baru sinyal blackbox-nya aja yang ketawan di samudra hindia."
D: "iya kayaknya itu sinyalnya doang"
A: "pesawatnya kenapa ga ketemu-ketemu, nah yang aneh itu kenapa puingnya semua bisa ga ada, apa memang hancur? atau tenggelam?
B: "dari yang gw baca sih katanya itu serangan teroris, soalnya ada orang yang ngirimin foto dia lagi di tempat gelap, bersamaan sama pesan pendeknya. kata dia sih dia jadi tawanan teroris entah berada dimana, yang pasti sih ada di gurun pasir.
D: iya itu gw juga baca, ada hasil olahan photoshopnya juga tuh gambar. awalnya item doang, tapi setelah di olah diphotoshop keliatan tuh ternyata ada bayangan satu orang disitu. di pesan pendeknya sih dibilang kalo foto itu diambil di ruangan yang gelap.
A: ehh tapi menurut gw itu konspirasi!! banyak yang bilang tau, gw baru baca satu blog tadi malem, nih lo liat, gw pinjem handphone lo buat browsing.
B: emang banyak konsrpirasinya kalo masalah kayak gini emang, kalo gw masih mikir ini itu kerjaanya teroris. nih lo liat pemetaannya. nih pesawat dari malaysia mau ke cina, tapi kenapa bisa nemu sinyal black boxnya di samudra hindia?
A: nih emang iya, habibie aja pernah diwawancarain masalah ini, katanya, udah ga usah dicari lagi itu pesawat, percuma buang-buang uang. menurut gw sih tuh pesawat meledak di atas jadi pecahanya kemana-mana. entah udah tenggelem ato ancur. jadi mending di ga usah dicari lagi. trus juga kasus ini kyk blog tadi malem yang gw baca itu, kasus ini konspirasi politiknya amerika, indonesia, cina. orang-orangnya ya kaya obama, hilary, bill clinton, megawati, jokowi, SBY, sama cukong-cukong cina di sini kyk CT, james Riyadi dan lain-lain deh.
B: Ahh yang bener lo? coba gw liat..
A: disitu ditulis banyak, katanya james riyadi itu pahlawanya si bill clinton buat pemenangannya jadi presiden. obama itu yang sekarang bonekanya si para clinton ini. jadi amerika bukan cuma mau nguasain freeport, tapi seluruh RI.
B: iya sih ditulis dalem blog itu, tapi sumbernya masih ga jelas.
D: iya kan udah deket pemilu.
C: iya emang banyak kan kayak gitu nebar isu yahh biasa paling politik.
A: nah iya jadi menurut gw jokowi juga bakalan jadi boneka nih, liat aja sekarang dia kayak disetir sama si mega. lo mau nanti aset-aset negara dijual-jualin lagi?
B: iya tapi menurut gw emang konspirasi emang banyak, apa lagi mau deket-deket pemilu.. masih ga ada yang jelas disini..
obrolan terus berlanjut, tapi entah kenapa suara kepedulian itu lama-lama meredup. Anak-anak ini bermodal sotoy, tapi mungkin salah satu dari bentuk kepedulian yang nampak, karena sudah muak dengan lika-liku politik yang sepertinya bisa dipermainkan oleh para petinggi negara ini. dengan menulis celotehan ini saya juga tidak tahu apa yang mereka omongkan. apa yang kita mengerti sebenarnya?
ynwa.
Friday, September 13, 2013
mt. semeru
![]() |
| my first panorama photo, it combine with 6 different photos. Ranukumbolo 07.45 |
Perjalan panjang melalui sebuah jalur setapak yang menuju satu tujuan, yaitu puncak tertinggi di jawa. dengan rombongan yang baru dikenalkan oleh seorang tante, saling membahu untuk menuju satu tujuan.
persiapan dilakukan dengan teman sesama pendaki dan menjuluki duet mauut kita dengan nama keong rimba, bernama jordan si tua, mencoba buat minjem sepatu terenak buat naik gunung. knp gw bilang terenak, ceritanya pas daki semeru ini dia melindungi kedua kaki gw yang ga terlalu kecil ini buat nginjek2 becekan dan krikil2 tajem, dan membuat kaki gw ga anyep alias basah-basah bau dikit. karena perjalanan ini yang makanya gw bilang ini sepatu terenak buat mendaki hahahaha..
diawali dengan perjalan dari stasiun senen, jakarta menuju malang. dari awal perjalanan sudah tersirat perasaan tidak enak, karena mau jalan aja sempet diomelin si babe dulu. pada tiket tertulis kereta pukul 13.45, namun seorang rombongan yang belum juga datang dari tempat kerjanya. tentunya menjadi was-was kalau-kalau sampai ketinggalan kereta. dia yang ditunggu-tunggu ini tidak bisa di tinggal karena memegang peran penting dalam rombongan yang saya ikuti. karena sayang tiket hangus karena buat uang jajan di sana aja udah pas-pasan.
layaknya di film-film, macam 5 cm gitu, tiba-tiba tuh orang nongol. alhasil langsung pada lelarian deh buat masuk ke kereta yang sudah mau jalan. di dalam kereta ekonomi berAC. yaa walopun berAC tetep aja ekonomi perang adu dengkul terjadi selama 18 jam-an.
setelah sampai di malang, kami melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkot carteran sampai ke tumpang. sesampainya di tumpang, adalagi kejadian yang tidak menenakan, kamera milik salah satu anggota kelompok tertinggal di stasiun malang. alhasil kami harus menunggu. untungnya penungguan kami tidak terlalu membosankan melihat tingkah laku para supir jeep yang akan kami. saya bercanda dengan jordan menebak-nebak apa yang diminum oleh para supir itu. sebuah air misterius berwarna kuning seperti bensin didalam pelastik, dijinjing dengan menggunakan pelastik pasar hitam, dan di minum dengan tekaran seadanya menggunakan botol aqua gelas ahhahaha..
gunung semeru adalah sebuah gunung merapi yang masih aktif hingga sekarang. sedikit pengetahuan Gunung Semeru atau Sumeru adalah gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa, dengan puncaknya Mahameru, 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl). Kawah di puncak Gunung Semeru dikenal dengan nama Jonggring Saloko.
Di puncak Gunung Semeru (Puncak Mahameru) pendaki disarankan untuk tidak menuju kawah Jonggring Saloko, juga dilarang mendaki dari sisi sebelah selatan, karena adanya gas beracun dan aliran lahar. Gas beracun ini dikenal dengan sebutan Wedhus Gembel (Bahasa Jawa yang berarti "kambing gimbal", yakni kambing yang berbulu seperti rambut gimbal) oleh penduduk setempat.
perjalanan yang sangat menyenangkan kami jalani untuk mecapai puncak mahameru. masih banyak kejadian-kejadian yang mau ditulis dalam blog ini, tapi jam udh menunjukan pukul 2.39, saatnya pergi ke kampus. ada senang dan yang mengesalkan. tetapi ini mejadi sebuah pengalaman yang tidak bisa dilupakan. si jordan bilang "pasti gw kesini lagi gw". sama juga buat gw ga mungkin ini jadi yang terakhir kalinya.
Subscribe to:
Posts (Atom)

.jpg)

